Monday, 8 December 2014

Inzaghi Sesalkan Penyelesaian Akhir Milan yang Kurang Tajam



Getty Images Sport/Tullio M. Puglia Genoa - AC Milan takluk 0-1 kala bertandang ke Genoa. Pelatih Rossoneri Filippo Inzaghi menilai hasilnya bisa saja berbeda andai anak asuhnya bisa mencuri satu gol di babak pertama.

Bertandang ke Luigi Ferraris, Minggu (7/12/2014) malam WIB, Milan secara keseluruhan sebenarnya tampil lebih dominan. Dalam penguasaan bola, Diavolo Rosso unggul 55%-45%. Sementara dalam peluang, Milan mencatatkan enam tembakan tepat sasaran dari 15 upaya berbanding hanya empat dari 13 percobaan milik Genoa.

Meski tampil lebih dominan, Milan justru gagal mencetak gol. Sebaliknya, Genoa berhasil memanfaatkan satu peluang menjadi gol. Di menit ke-32 Luca Antonelli menyambut bola sepak pojok dari Diego Perrotti, mengarahkannya dengan kepala ke gawang Diego Lopez. Gol ini jadi satu-satunya pembeda sampai laga usai.

Inzaghi lantas menyesalkan sejumlah peluang timnya yang terbuang sepanjang babak pertama. Patut diketahui bahwa keenam tembakan on target Milan dicatatkan diparuh pertama.

Sementara lini depan kurang greget, Inzaghi juga menyadari lini belakangnya masih perlu pembenahan utamanya dalam mengantisipasi bola mati.

"Jika kami meraih keunggulan, dan kami punya peluang-peluang di hadapan Perin, maka itu akan jadi laga yang benar-benar berbeda," kata Inzaghi kepada Sky Sport Italia.

"Genoa memang berbahaya dalam sepak pojok, yang mana kami tahu, tapi kami membayar lagi atas sebuah kesalahan naif dalam skema bola mati. Saya rasa kami menjalani babak pertama dengan sangat bagus dan hanya tidak memaksimalkan peluang," lanjutnya.

"Setelah jeda, kami mencoba segalanya dan sedikit terlalu merenggang, tapi tidak berhasil mendapatkan gol penyama. Sayangnya pada saat itu ketika kami butuh melangkah lebih jauh, kami masih kekurangan sesuatu. Berikutnya kami punya tes lebih penting lagi melawan Napoli dan Roma," ujar pelatih 41 tahun ini dikutip Football Italia.

0 comments:

Post a Comment